6 Perbedaan Blogger dan WordPress

Perbedaan Blogger dan WordPressSebenarnya, untuk membuat blog itu sangat mudah. Juga tersedia berbagai platform blogging, seperti Blogger dan WordPress atau Medium, Tumblr dan lain sebagainya.

Namun, yang paling susah adalah mengembangkan blog tersebut dari waktu ke waktu. Dan mungkin juga, anda saja sudah punya gagasan tentang apa yang hendak anda tulis dan bagaimana mempublikasikannya.

Atau Anda telah memiliki blog sendiri yang anda kelola mandiri entah gratisan atau telah menyewa hosting dan domain sendiri.

Baca juga: 8 Jasa Sebagai Blogger untuk Meningkatkan Penghasilan

Dan, jika anda sudah akrab dengan dunia blogging nama dua platform blogging yang akan kita bahas sudah cukup familiar, tapi kadang kita masih belum paham apa perbedaannya.

Perbedaan Blogger dan WordPress

Untuk itu, disini kita akan bahas perbedaan utama antara Blogger dan Wordpres dengan lebih dalam lagi.

WordPress mungkin sudah tidak asing lagi di telinga anda. Ini merupakan platform blogging paling populer saat ini karena 28% blogger menggunakan platform yang satu ini.

Bahkan, jika anda belum pernah membuat blog sekalipun, saya yakin bahwa anda sudah pernah menemukan situs ini di Google atau bahkan menemukan situs yang dibangun dari WordPress.

Disisi lain, Blogger agak sedikit berbeda tetapi masih punya tempat di internet. Hal Ini dikarenakan platform ini dimiliki oleh Google.

Hal itulah yang menjadi penyebab utama banyak blogger yang kemudian memutuskan untuk membuat blog menggunakan Blogger.

Layanan ini gratis dan yang anda perlukan hanyalah akun Google yang juga dapat dibuat dengan gratis (yang saya pastikan anda sudah memilikinya) untuk membuat blog pribadi anda.

Tetapi, pada dasarnya dua platform ini memiliki perbedaan. Berikut disajikan perbedaan utama antara blogger dan WordPress. Apa saja itu? Ini daftarnya.

1. Simplicity atau Kesederhaan

Semua orang menyukai kesederhanaan, begitu juga dengan dunia blogging. Karena itu, baik WordPress ataupun Blogger tampilannya sangat sederhana untuk versi default. Kecuali jika anda membuat blog khusus dengan interface berbeda, yang biasanya lebih rumit.

a. WordPress

Meskipun ramah untuk pemula, namun butuh waktu untuk mempelajari fitur WordPress apalagi untuk memahaminya. Bahkan, sebelum mempublikasikan postingan pertama harus mengatur tampilannya terlebih dahulu.

Jadi, seorang yang tidak punya pengalaman dalam platform ini mungkin akan melakukan pengaturan yang keliru.

Sebenarnya, tidak sulit untuk menginstal WordPress untuk pertama kali, namun seluruh proses yang ada tidak semudah menyiapkan akun blogger yang hanya membutuhkan beberapa klik.

b. Blogger

Dengan blogger, semua bisa menjadi sangat sederhana. Seperti yang saya sebutkan diatas anda hanya perlu akun Google, lalu mengunjungi website blogger dan mendaftar.

Kemudian masuk ke akun blogger, pilih template[2] dan anda sudah siap membuat postingan pertama dan mempublikasikannya.

2. Kontrol dan Kepemilikan

Sebelum memulai blog, akan sangat cerdas jika anda memikirkan kembali pentingnya kepemilikan, apakah isi sepenuhnya milik anda sendiri atau kepemilikan lain yang memiliki kontrol atas itu? Dan ini juga menjadi salah satu perbedaan blogger dan wordpress yang tidak jauh.

a. WordPress

WordPress adalah platform sumber terbuka yang berarti anda dan setiap orang yang menggunakannya adalah pemilik sah tanpa intervensi langsung dari penyedia [kecuali jika anda menggunakan platform WordPress gratisan].

Setelah melakukan instalasi, semua kontrol berada di tangan anda. Berbicara mengenai ini, saya pastikan anda sudah membeli hosting dan domain sendiri untuk situs web tersebut. Dengan begitu, semua hak berada ditangan anda.

Pada intinya, anda harus memiliki domain dan hosting sendiri agar situs yang anda bangun sepenuhnya milik anda.

Jadi, sangat mungkin untuk melakukan perubahan apa saja dari situs web WordPress anda seperti memindahkan, memperluas, mengubah, menghapus dan lain sebagainya.

b. Blogger

Ini adalah layanan gratis, Blogger adalah bagian dari Google. Itu berarti orang-orang yang terdapat pada perusahaan Blogger atau Google dapat melakukan perubahan apapun yang mereka inginkan dari layanan tersebut.

Meskipun kasusnya kecil, tetapi raksasa teknologi seperti Google memungkinkan suatu blog di blokir apalagi yang dibangun menggunakan blogger.

Dan saat diblokir, mereka tidak peduli dengan konten apa yang anda tulis, bagikan dan berapa banyak orang yang mengunjungi ataupun nilai otoritas domain anda.

Yang berarti, Google memiliki akses dan hak penuh untuk memblokir, membatasi atau menghapus blog dari blogger.

Meski pada dasarnya cukup aman ketika berbicara pada tahap ini, namun perlu diketahui bahwa anda tidak memiliki kendali yang sifatnya pribadi.

Saya tidak tahu tentang anda, tetapi kami ingin tahu bahwa kami dapat melakukan apapun atas blog anda. Kira-kira begitulah posisi Blogger.

Selain itu jika anda tidak menyukai cara server blogger bekerja dan ingin mengubah beberapa hal seperti aksebilitas, Google tidak akan membiarkannya.

Kontrol ada ditangan anda tetapi keputusan ada dipihak Google. Jadi jangan heran kalau banyak blog yang dibangun menggunakan blogger dihapus oleh Google.

3. Template

Anda mungkin bukan perancang situs web atau programmer tapi salah satu bagian paling menarik dalam sebuah situs web adalah tampilannya. Perbedaan Blogger dan WordPress dalam template pun sangat berbeda.

Bagimana Blogger dan WordPress membantu anda untuk meningkatkan tampilan situs web anda sendiri? Lihat penjelasannya dibawah ini.

a. WordPress

Hanya dengan melihat repistori tema WordPress resmi yang menyediakan produk gratis, anda menemui ribuan template siap pakai. Apapun niche blog anda tetap ada template yang sesuai kebutuhan.

Jika anda memutuskan untuk mengeluarkan kocek untuk membeli ribuan tema premium WordPress lain yang terlihat lebih baik dengan fitur tambahan yang akan mendorong blog anda menjadi lebih mantap, nyaman dan familiar itu juga tidak masalah. Yang penting anda punya duit.

Meski anda beli tema premium kontrol tetap berada ditangan anda. Sebagian besar tema menyediakan beberapa opsi yang seragam sehingga memungkinkan anda untuk melakukan personalisasi sendiri.

Jadi anda punya sedikit kemampuan tentang HTML dan CSS, anda bisa mengubah setiap bagian situs web tersebut. Sekalipun jika anda tidak terampil, anda dapat menyewa jasa desainer professional untuk membuat blog anda lebih bagus lagi.

b. Blogger

Dibanding dengan versi WordPress yang di hosting sendiri, Blogger tertinggal jauh dibelakang. Meskipun ada ratusan template yang tersedia dan siap digunakan, pilihannya terbatas dibandingkan dengan WordPress.

Biasanya, setelah anda memilih template anda hanya bermain dengan konstumisasi dasar yang terbatas. Jangan salah paham, pilihan kostumisasi yang datang dari blogger cukup user-friendly dan berguna untuk pemula namun tetap tidak sebanding dengan kostumisasi WordPress.

Meski demikian, ada berbagai penyedia template Blogger yang dijual dengan bebas dan harganya cenderung lebih murah.

4. Manajemen konten

Ya, semua kegiatan blogging berkaitan dengan manajemen konten. Sebelum mempublikasikan postingan pertama, pastikan bahwa platform yang anda gunakan dibangun dengan baik untuk blogging. Masuk akal gak? Masuk akal dong.

a. WordPress

Jika anda sudah terbiasa dengan editor standar [di WordPress disebut editor klasik] akan sangat mudah untuk melakukan membuat, mengedit dan mempublikasikan konten.

Dengan metode pemformatan alami yang lebih fleksibel anda bisa mengelola file media yang sifatnya intuitif atau menambahkan link media sosial didalam postingan termasuk gambar dan juga video dengan mudah.

Tetapi karena WordPress pada dasarnya ekstensial manajemen konten lebih mudah diakses. Juga, banyak plugin gratis yang dapat anda gunakan semua media sesuai keinginan anda.

Singkatnya, WordPress membuat kegiatan blogging menjadi sempurna bagi untuk blogger pemula atau yang sudah pro.

b. Blogger

Seperti namanya, blogger memang di peruntukan untuk Blogging. Jadi masuk akal untuk mengetahui bahwa manajemen konten dilakukan dengan benar.

Dan itu harus. Google bisa mempermudah untuk melihat postingan pertama anda dan mengelolanya dengan baik.

Yang diperlukan adalah mulai menulis lalu mempublikasikan konten. Jika anda memanfaatkan alat Google lainnya, kinerja yang anda lakukan jauh lebih mudah.

Singkatnya, Blogger memungkinkan anda untuk menikmati kegiatan menulis. Tampilan postingannya juga sederhana sehingga anda bisa dengan mudah memformat atau menambahkan media.

5. Dukungan

Meskipun dengan pengguna yang berpengalaman sekalipun membutuhkan bantuan dari waktu ke waktu. Tidak peduli seberapa banyak yang anda ketahui tentang dua platform blogging tersebut, saya yakin bahwa anda akan sampai di titik dimana anda membutuhkan dukungan teknis.

Dukungan ini menjadi sebuah perbedaan Blogger dan WordPress yang patut diperhatikan sebelum memilih antara 2 platform ini.

a. WordPress

Seperti yang saya sebutukan diatas, butuh waktu untuk menguasai WordPress walaupun cukup user-friendly.

WordPress juga penuh dengan fitur dan opsi yang butuh waktu untuk dipelajari lebih lanjut. Sementara, untuk dukungan, anda bisa mendapatkan banyak materi online baik yang dibuat langsung oleh WordPress atau pihak lain.

Baca juga: Mau Belajar Tentang SEO? Baca Panduan Singkatnya Disini

Juga, terdapat komunitas yang memungkinkan anda mendiskusikan masalah yang anda hadapi dengan orang lain.

Namun, untuk kasus yang rumit, seperti misalnya, masalah PHP yang sifatnya teknis, mungkin anda harus menyewa jasa yang profesional termasuk dari pihak WordPress sendiri.

Namun, untuk versi WordPress yang di hosting sendiri, dukungan ini tidak akan diperoleh. Karena, diatur secara default oleh mereka.

b. Blogger

Karena berasal dari Google orang akan berharap banyak dokumentasi mengenai platform Blogging ini. Namun, bukan itu masalahnya.

Meskipun ada ribuan file dokumentasi yang siap digunakan sifatnya tetap terbatas. Bahkan ketika anda bertanya pada forum blogger, mungkin jawaban yang anda dapatkan tidak sesuai ekspektasi.

6. Portabilitas

Perbedaan Blogger dan WordPress selanjutna adalah portabilitas, meski anda harus memutuskan saat memulai blog, tidak berat bahwa anda selalu meng-host deserver sendiri yang sama atau bahkan menggunakan platform blog yang sama.

Mengubah host tidaklah terlalu luar biasa, dan banyak blogger yang memutuskan untuk beralih dari satu layanan ke layanan lainnya karena hal ini. Jadi bagaimana WordPress dan Blogger bisa mengekspor konten satu dengan yang lain?

a. WordPress

Berpindah host dengan WordPress sangat mudah. Selain itu, WordPress juga memungkinkan anda mengekspor konten dari satu situs ke situs lain dengan cepat tanpa resiko kehilangan data.

c. Blogger

Meski memungkinkan untuk beralih dari Blogger ke Platform lain, Google telah membuat tugas yang cukup sulit. Proses ekspornya sangat lambat dan rumit. Juga saat melakukan transfer, anda akan mempertaruhkan SEO.

Blogger memang mengizinkan ekspor data, tetapi pada kenyataannya Google menyimpan data anda untuk jangka waktu yang lama sebelum benar-benar hilang dari mesin pencarian.

Tabel perbandingan perbedaan Blogger dan WordPress

WordPressBlogger
KesederhanaanRamah untuk pemula dengan kurva belajar yang memadaiHanya beberapa klik sampai anda siap untuk postingan pertama
TemplatePuluhan ribu ekstensiPilihan sangat terbatas, tidak dapat menyesuaikan template secara detail
Manajemen kontenRevisi, penyimpanan otomatis dan HTML khususEditor dokumen yang jauh lebih sederhana
DukunganKomunitas dan dukungan berbayarForum dukungan, dokumentasi dasar
PortabilitasEkspor dan impor konten dengan cepat, berlaih ke host dan platformSulit untuk beralih dari Blogger ke platform lain
Kepemilikan dan KontrolKontrol sepenuhnya atas blogGoogle memiliki kontrol dan kontrol pengguna terbatas

Kesimpulan

Menentukan antara Perbedaan Blogger dan WordPress memang cukup sulit sebab salah satunya memiliki keunggulan masing-masing.

Meski kedua platform tersebut memungkinkan anda untuk memulai blog pribadi dengan cepat, WordPress dan blogger sangat berbeda satu dengan yang lain.

Blogger memungkinkan anda memulai blog gratis hanya dengan beberapa klik, namun platform ini terbatas. Ini hanya cukup baik bagi mereka yang menginginkan pengalaman blogging yang sederhana tanpa banyak pilihan.

Baca juga: 10 Tips Sebelum Mendaftar di Google Adsense

Dilain pihak, WordPress sifatnya tidak terbatas. Tidak hanya itu anda bisa membuat blog dengan niche yang hendak anda angkat.

Anda bahkan bisa mengubah blog anda menjadi toko online seketika, memperluasnya dengan ribuan plugin dan tema dan semuanya dibawah kendali anda.

Demikian artikel tentang perbedaan utama antara Blogger dan WordPress. Pilihan ada ditangan anda, pilih WordPress atau Blogger? #HappyBlogging

Referensi

1. Blog dikenal juga sebagai weblog.

Blog adalah situs web yang ditulis oleh individu atau sekelompok kecil orang. Blog biasanya ditemukan dalam bentuk jurnal atau buku harian online dimana orang-orang menulis tentang topik yang mereka minati. Lebih sering posting atau tidak, juga tergantung dari pemiliknya.

Perusahaan juga menulis blog mereka sendiri atau bahkan menyewa seorang blogger (seseorang dengan blog yang sudah dikenal secara luas karena tulisan-tulisannya dalam blog yang menarik) untuk mempublikasikan konten yang dibuat oleh perusahaan. Perusahaan menggunakan blog untuk menyajikan materi, produk atau jasa yang mereka tawarkan secara informal dan lebih menarik bagi orang lain.

2. Template didefinsikan sebagai halaman atau bagian tertentu dari WordPress atau Blogger yang lazim disebut tema.

Setiap template berisikan kode yang berbeda dan membuat elemen situs web dimuat. Biasanya tema memiliki beberapa template standar yang menghasilkan konten dari setiap situs web.

Misalnya, tajuk.php adalah bertujuan untuk membuat tajuk dari situs web. Ini akan dimuat dari setiap bagian halaman, template header.php akan mengubah tampilan halaman situs utama.

File template standar hampir setiap tema WordPress adalah index.phpheader.phpsidebar.phpfooter.phpfunctions.phpsingle.phpcomments.php namun tiap tema memiliki file template unik dengan fungsi yang spesifik dan khas begitu juga dengan template Blogger yang pada dasarnya dibangun berdasarkan bahasa pemograman HTML.

Default image
Guntur Satya
Seorang mahasiswa jurusan Informatika Universitas Jenderal Soedirman, yang suka dengan dunia internet.

Leave a Reply