Cara Mendapatkan Keringanan Cicilan Kredit Karena Corona

Coba kami bahas gimana cara mendapatkan keringanan kredit karena Corona ya. Toh, blog ini kan memang ngebahas soal utang kan. Masak blog bahas utang gak ngebahas gimana caranya biar bisa mendapatkan keringanan cicilan kredit di musim krisis ekonomi karena Corona ini.

Selama kurang lebih 15 tahun saya kerja di bank, baru sekarang ini saya mengalami kejadian kayak sekarang. Kondisi dimana otoritas (OJK) langsung yang menginstruksikan pemberian keringanan cicilan dan restrukturisasi kredit.

Cara Mendapatkan Keringanan Cicilan Kredit Karena Corona

Dalam kondisi normal, bank akan menempuh jalan panjang diskusi dan aneka ragam penyelesaian kredit sebelum akhirnya melakukan restrukturisasi. Tapi ini, instruksi langsung dari lembaga tempat perbankan menginduk untuk memberikan keringanan kredit.

Efek dari krisis ekonomi yang disebabkan karena pandemik virus corona ini memang luar biasa. Bahkan krisis ekonomi karena subprime mortgage tahun 2008 saja rasanya tidak sedahsyat ini. Semoga aja cepat berlalu deh ya dan semoga negara kita selalu memiliki fundamental ekonomi yang kuat untuk kita semua bisa melaluinya bersama.

Trus, gimana cara mendapatkan keringanan kredit karena Corona ini? Yuks dibahas. Seperti byasa, manteman bisa baca langsung dari atas ke bawah sampai habis.

Informasi yang saya tulis di sini adalah hasil baca-baca Peraturan OJK yang bisa kalian baca di sini ditambah info dari website Indonesia.go.id punya Menkominfo ini dan informasi dari beraneka sumber.

Cuss kalo mau langsung baca sendiri aturannya.

Cara Mendapatkan Keringanan Kredit Karena Corona

1. Kategori Debitur yang Mendapatkan Keringanan Kredit

I know some of you may be in a pickle right now, tapi sayangnya gak semua orang bisa dapet keringanan cicilan kredit ini. Ada kategori tertentu yang diatur sama OJK.

Debitur-debitur yang mendapatkan keringanan kredit ini antara lain debitur perorangan sampai dengan usaha kecil, mikro dan menengah. Ada satu lagi persyaratan spesifik, debitur yang bisa mendapatkan keringanan cicilan kredit ini harus terdampak oleh penyebaran virus corona.

Jadi, kalian yang punya kredit untuk usaha di bidang pariwisata, transportasi dan bidang-bidang yang langsung terdampak pandemik corona, bisa mengajukan keringanan kreditnya. Asalkan, limit kredit yang diterima saat ini masih di bawah Rp. 10 milyar.

Kemarin juga sempat baca-baca, pemberian keringanan cicilan kredit ini hanya untuk debitur yang kreditnya tidak mengalami masalah sebelumnya. Jadi, ketika sebelu ada pandemik corona ini kreditnya lancar-lancar aja ya gaes.

Trus kalo kreditnya udah bermasalah dari awal gimana? Udah gak bisa bayar kreditnya bahkan di kondisi normal sebelum krisis ekonomi karena virus COVID19 ini menghantam?

OJK menyebutkan kalau memang kondisinya seperti itu, harus mengikuti prosedur normal penyelesaian kredit bermasalah. Tidak termasuk dalam kategori yang bisa menerima keringanan cicilan kreditnya.

Trus bagaimana cara mendapatkan keringanan kredit karena corona ini?

2. Bagaimana Mengajukan Keringanan Cicilan Kreditnya

Secara spesifik, OJK menyebutkan bahwasannya harus ada permintaan dari debitur yang mengalami kesulitan kredit. Keringanan membayar cicilan kredit ini gak otomatis serta merta diberikan.

Bagaimana mengajukan permintaannya?

Hubungi bank atau perusahaan leasing kalian melalui saluran-saluran kontak yang tersedia. Bisa melalu call center atau website bank/perusahaan leasing untuk pengajuannya. Jangan datang ke banknya yes?!

Kan lagi musim #DiRumahAja.

Kayak salah satu contohnya nih pengajuan dari salah satu bank plat merah yang fokus di kredit perumahan. Saya lihat-lihat websitenya itu lengkap banget disebutkan prosedur dan tata cara mendapatkan keringanan kredit karena corona. Mulai dari apa saja yang harus dilengkapi sampai dengan gimana submit ke banknya.

Belom semua sih saya cek ada prosedur onlinenya begitu apa nggak. Tapi intinya, pengajuan dilakukan secara remote. Bukan dengan datang ke cabang bank atau perusahaan leasing tempat kredit lu.

Kan tujuan utama pemberian keringanan cicilan kreditnya ini karena efek coronces yes. Jadi, gak mungkin dong untuk mengajukannya lu harus beramai-ramai datang ke cabang. Bisa memperbesar risiko penularan. Inget sosyel distensing.

Apa aja dong yang perlu disiapkan?

3. Persyaratan yang Harus Dilengkapi untuk Mengajukan Keringanan Cicilan Kredit

Ketika kalian menghubungi bank atau perusahaan leasing untuk medapatkan keringanan kredit karena corona, pastikan syarat-syaratnya sudah siap. Salah satu syarat utama adalah adanya surat pernyataan yang menyatakan bahwasannya si pengaju keringanan memang terdampak corona.

Bagaimana bentuk surat pernyataannya? Muehehehe, ini balik lagi tergantung masing-masing bank dan perusahaan leasing tempat kreditnya. Jadi, coba ditanyakan langsung ke sana.

Nanyanya sekalian aja pas nelepon atau kirim email langsung sekalian ditanya ada format surat pernyataan terimbas corona gak. Biar gak bolak-balik nelepon dan email yes.

Selain surat pernyataan, kalian akan juga butuh buat kirimin beberapa dokumen lain. Kurang lebih, ini lengkapnya dokumen yang kurang lebih akan dibutuhkan untuk pengajuan keringanan cicilan kredit karena Corona:

  • KTP
  • Formulir permohonan restrukturisasi
  • Surat nikah & KK untuk yang sudah menikah
  • Surat persetujuan suami/istri
  • Formulir penghasilan/slip gaji
  • Formulir pernyataan terdampak corona

Ingat ya, di atas itu hanya dokumen-dokumen umum yang saya temukan diperlukan beberapa bank. Bisa jadi bank atau perusahaan leasing tempat kredit kalian membutuhkan dokumen lain yang berbeda. Jadi bukan harga mati ya mantemans.

Semoga persyaratan yang diminta oleh bank dan perusahaan leasing tempat kredit kalian gak susah-susah amat. Trus apa sih yang bisa kalian dapatkan bentuk keringanannya?

4. Bentuk Keringanan yang Bisa Didapatkan

Bantuk keringanan yang bisa didapatkan bermacam-macam sih. Hampir gak dibatasi sama OJK. Pas saya baca aturannya hampir semua bentuk restrukturisasi kredit bisa dilakukan.

Bentuk-bentuk keringanan cicilan kredit yang bisa didapatkan karena corona ini antara lain:

  • Penambahan limit kredit untuk bisa membantu usaha berjalan lagi
  • Penundaan cicilan kredit
  • Penundaan pembayaran bunga
  • Penambahan jangka waktu kredit
  • Penghapusan biaya denda

Banyak kan jenis keringanan kredit karena corona yang bisa didapatkan ini. Trus tahunya bisa dapet yang mana untuk apa gimana?

Lagi-lagi harus dibicarakan dengan bank atau perusahaan leasing tempat kalian mengajukan kredit. Karena nanti bentuk keringanan yang akan disetujui untuk diberikan akan diputuskan setelah melakukan analisa lengkap.

Oiya, hampir lupa!

Pemberian keringanan cicilan kredit karena corona yang berupa penundaan cicilan kredit dan pembayaran bunga ini paling lama jangka waktunya satu tahun ya. Pun termasuk penambahan jangka waktu fasilitas kreditnya.

Kenapa kok cuma setahun? Mungkin karena diharapkan wabah pandemik corona ini akan kelar setelah setahun ya. Semoga gak panjang-panjang emang. Biar kita bisa melanjutkan hidup kita sebagaimana semula.

Kesimpulan: Proaktif untuk Mendapatkan Keringanan Cicilan Kredit Karena Corona

Bagaimana-bagaimana? Gampang kan cara mendapatkan keringanan kredit karena corona-nya ini? Kalian tinggal telepon, email atau menghubungi bank dan kantor cabang tempat leasing dimana kalian dapat kredit.

Jangan sampe kreditnya di bank apa eh neleponnya ke bank yang lain. Jaka sembung bawa golok kalo gitu sih itu. LoL!

Yang harus kalian ingat, sebagai debitur yang mengajukan keringanan kalian selalu proaktif. Jangan lelah untuk selalu mencari informasi dan update ke bank-bank tempat kalian punya kredit.

Kan pengajuannya aja gak ada tatap muka kan. Update-update terkait informasi pemberian keringanan kredit karena corona ini juga pasti dilakukan melalui channel-channel komunikasi yang sama.

Jangan sampe karena kalian males ngupdate ke banknya eh malah ketinggalan dan gak bisa dapet keringanan cicilan kreditnya. Yakan?

Gimana, ada tambahan gak? Kalo ada tambahan boleh ditulis di kolom komentar ya!

Default image
Guntur Satya
Seorang mahasiswa jurusan Informatika Universitas Jenderal Soedirman, yang suka dengan dunia internet.

Leave a Reply